Cerita dari Mereka yang Mengadvokasi Kasus Kekerasan

  Di hari kedua (19/09) Pelatihan Konselor Sebaya, peserta mempraktekkan teori yang didapatkannya selama kegiatan pelatihan. Di sesi terakhir ini, peserta memaparkan hasil diskusi kelompok terkait alur penanganan kasus disabilitas yang telah mereka lakukan di daerahnya masing-masing. Peserta berasal dari sejumlah provinsi, di antaranya NTB, NTT, DIY, Kalimantan Barat, dan Sulawesi Selatan. Dari presentasi kelompok…

Read More

PM Yogyakarta, PN Batam dan PN Ungaran Menambah Daftar Mitra SAPDA dalam Mendorong Pengadilan Inklusif

Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel, dan Anak (SAPDA) terus memperluas kerjasama dalam mewujudkan peradilan inklusif. Sepanjang bulan April 2021, SAPDA menandatangani perjanjian kerjasama dengan tiga lembaga peradilan sekaligus, antara lain Pengadilan Militer Yogyakarta (6/4), Pengadilan Negeri Batam (9/4), dan Pengadilan Negeri Ungaran (16/4). Direktur SAPDA Nurul Saadah Andriani memberikan apresiasi kepada pegadilan-pengadilan yang telah memiliki…

Read More

PENGORGANISASIAN MASYARAKAT

Menjadi seorang pemimpin tidaklah mudah. Dibutuhkan jiwa kepemimpinan, ketekunan dan keberanian untuk menjadi seorang pemimpin yang baik. Selain itu juga harus memahami tentang sistem yang ada, sehingga dapat menghasilkan output calon pemimpin yang dapat memimpin dengan bijak dan smart. Bekal itulah yang diberikan oleh Sapda kepada staffnya pada tanggal 20 dan 21 Januari 2014 bertempat…

Read More

PN Yogyakarta Meningkatkan Layanan Melalui Praktik Berinteraksi dengan Penyandang Disabilitas

Senin (14/10), SAPDA memberikan pelatihan cara berinteraksi dengan penyandang disabilitas kepada para hakim dan staf di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Pelatihan ini berlangsung di Aula PN Yogyakarta dan diikuti oleh sekitar lima puluhan peserta. Pelatihan ini sebagai wujud keseriusan lembaga pengadilan untuk meningkatkan kapasitas anggota dalam melayani disabilitas di lingkungan kerja. Sebelumnya, pengadilan yang terletak di…

Read More
Ilustrasi Pengadilan Inklusif

[DOWNLOAD] Hasil Pemantauan 21 PTUN & PT TUN di Indonesia

Pada tahun 2022, SAPDA telah melakukan pemantauan aksesibilitas pada 21 Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) & Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) yang memiliki komitmen menjadi pengadilan menuju inklusif dan telah mengikuti pelatihan isu disabilitas bersama SAPDA. Peserta pemantauan sebanyak 21 pengadilan yang terdiri dari 20 PTUN & 1 PT TUN. Berdasarkan hasil pemantauan,…

Read More

Bukan Sekedar Tanggung Jawab Pengadilan, Penilaian Personal Perlu Dimulai dari Penyidikan & Penuntutan

Kewajiban melaksanakan penilaian personal sebaiknya tidak terpusat pada pengadilan negeri. Untuk lebih memastikan tersedianya akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas yang berhadapan dengan hukum pidana, penerapan penilaian personal perlu dilangsungkan dari tingkat penyidikan oleh kepolisian dan penuntutan oleh kejaksaan. Demikian salah satu simpulan penting dari Semiloka Penilaian Personal untuk Perkara Pidana di Pengadilan yang diselenggarakan…

Read More

LAPORAN BAYANGAN CRPD INDONESIA

CRPD atau Convention on the Human Rights of Persons with Disabilities merupakan sebuah “kitab” yang menjadi panduan dalam menjalankan visi dan misi lembaga SAPDA. Berikut adalah sebuah report atau Laporan Bayangan dalam implementasi CRPD di Indonesia dan SAPDA menjadi salah satu dari tim Konvensi Disabilitas. Laporan Bayangan CRPD Indonesia – versi Bahasa Indonesia

Read More

Satgas COVID-19 Dihimbau Berperan Aktif dalam Penanganan Kekerasan

Sebagai upaya untuk merespon meningkatnya kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap kelompok rentan selama masa pandemi, Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) melakukan peningkatan kapasitas kepada Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di Kota Yogyakarta terkait penanganan kekerasan di masa pandemi pada 15-18 September 2021. Peningkatan kapasitas ini merupakan rangkaian dari program Active Citizens…

Read More

SAKSOPLEGIA

Paraplegia adalah orang dengan kerusakan syaraf pada tulang belakang yang sehingga menyebabkan kelumpuhan pada sebagian dari organ fisiknya. Beberapa dari paraplegia ini mereka ada yang bahkan alat kelaminya tidak berfungsi secara maksimal dan bahkan ada yang tidak berfungsi sama sekali. Ada beberapa dari paraplegia ini yang melakukan beberapa metode terapi namun hasilnya nol, ada juga…

Read More